Tertarik pulak dengan artikel nie.. so marilah kita renung2kan...
Apabila kita asyik termenung
memikirkan nasib diri di sini...
merenung jauh mereka di sana
hidup penuh keseronokan dan kegembiraan...
erti kebahagiaan yang sebenarnya...
Ramai orang...
tersalah sangka tentang maksud
ketenangan dalam hidupnya
selalu orang mengaitkan ketenangan itu
dengan faktor harta...
dengan faktor kekayaan...
Walaupun itu boleh jadi penyumbang
tetapi itu bukan segala-galanya
Betapa ramai orang yang berada dalam rumah yang besar
tidur di atas katil yang empuk
tetapi dia tidak lebih enak ataupun lenanya tidak nyenyak
Bahkan ada orang yang tidur di pondok buruk
kadang-kadang dia lebih lena dari kita
Ada orang yang berada di hadapannya hidangan yang hebat
lauk-pauk yang bagus
tetapi lidahnya tidak enak
lebih enak lagi orang yang makan kadang-kadang dengan
satu dua mata lauk...
tetapi dia lebih sedap dan selesa makannya
Kata Hamka: "lihatlah bagaimana Allah membahagi-bahagikan nikmat"
Semua orang sangka kalau orang itu ada rumah besar
ada makanan yang sedap
tentulah hidupnya bahagia dan tenang
Belum tentu!
[Tiada siapa mampu menghalang ketetapan Allah]
to continue please go to http://salafus-sholih.blogspot.com/2011/02/jangan-bersedih-sesungguhnya-allah.html
No comments:
Post a Comment